Kamis, 13 Oktober 2016

Sejarah Gitar dan Jenis Gitar

Sejarah

Kata ‘gitar’ atau guitar dalam bahasa Inggris, pada mulanya diambil dari nama alat musik petik kuno di wilayah Persia pada kira-kira tahun 1500 SM yang dikenal sebagai citar atau sehtar. Alat musik ini kemudian berkembang menjadi berbagai macam model gitar kuno yang dikenal dengan istilah umum tanbur. Pada tahun 300 SM Tanbur Persia dikembangkan oleh bangsa Yunani dan enam abad kemudian oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55). Pada tahun 476M alat musik ini dibawa oleh bangsa Romawi ke Spanyol dan bertransformasi menjadi: (1) guitarra Morisca yang berfungsi sebagai pembawa melodi, dan (2) Guitarra Latina untuk memainkan akor. Tiga abad kemudian bangsa Arab membawa semacam gitar gambus dengan sebutan al ud ke Spanyol (Summerfield, 1982:12). Berdasarkan konstruksi al ud Arab dan kedua model gitar dari Romawi tersebut, bangsa Spanyol kemudian membuat alat musiknya sendiri yang disebut vihuela. Sebagai hasilnya, vihuela menjadi populer di Spanyol sementara alat-alat musik pendahulunya sedikit demi sedikit ditinggalkan. Walaupun demikian al ud dibawa orang ke negara-negara Eropa Barat dan menyaingi popularitas vihuela di Spanyol. Di Eropa al ud disambut dengan baik dan berkembang menjadi berbagai model lute Eropa hingga kira-kira akhir abad ke-17. Sementara itu vihuela berkembang terus menjadi berbagai macam gitar selama berabad-abad hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang digunakan pada saat ini.
Keaslian gitar tidak dapat dilihat dari keantikannya. Beberapa ahli merasa alat ini berasal dari benua Afrika, di mana banyak replika modern dalam bentuk kotak bulat seperti kulitkerang dengan Gut / benang benang sutera, di banyak daerah benua itu. Ahli lain menemukan alat ini dalam bentuk kaca di relief relief batu tua di zaman Asia Tengah dan Asia Kuno. Bahan pemikiran lain juga timbul dengan ditemukannya vas vas Yunani Kuno yang bercorak. Greek Strings mungkin adalah alat pertama yang dikatagorikan sebagai gitar. Gitar modern kemungkinan berakar dari gitar Spanyol, tetapi berbagai jenis gitar seperti instrumen instrumen yang kita bisa saksikan dilukisan lukisan pada zaman Medieval dan Renaiassance yang banyak terdapat diseluruh Eropa.[1]

Jenis

Secara kasar jenis gitar dapat dibagi atas gitar akustik dan gitar elektrik
Gitar akustik
Image result for gitar akustik
Gitar akustik memiliki bagian badan yang berlubang (hollow body) dan dapat menghasilkan suara yang relatif cukup keras tanpa penguatan elektrik. Bunyi dari gitar akustik dihasilkan dari getaran senar yang mengalir antara tulang leher (nut) dengan jembatan (brigde) yang kemudian diperkuat oleh bagian badan gitar yang bertindak sebagai lubang resonansi.
Lubang resonansi pada umumnya berupa lubang berbentuk lingkaran terletak di tengah badan gitar. Tapi sesuai perkembangan zaman dan tuntutan estetika lubang resonansi tidak hanya berbentuk lingkaran, tapi juga bisa berupa kaligrafi seperti yang diperkenalkan oleh CC Guitar dengan Calligraphy Series yang mengambil karakter kanji (China, Japan).
Terdapat beberapa subkategori dari pengelompokan gitar akustik, di antaranya:
·         Gitar senar-nilon, termasuk gitar klasik dan gitar flamenco
·         Gitar senar-baja, termasuk gitar puncak-datar dan gitar folk
·         Gitar archtop
·         Gitar duabelas-senar
Pengelompokan gitar akustik juga memasukkan gitar akustik yang memiliki tingkatan jangkauan nada yang berbeda, seperti gitar bass akustik yang memiliki setem yang sama dengan gitar bass elektrik.

Gitar elektrik

Image result for ibanez
Gitar elektrik adalah gitar yang dirancang agar bunyi yang dihasilkan dapat diperkuat secara elektrik dan jika dimainkan tanpa penguatan tersebut akan menghasilkan suara yang relatif lemah. Komponen utama pada gitar elektrik adalah pickup. Pick up Elektromagnetikmenangkap dan mengubah getaran senar ke dalam bentuk sinyal, yang kemudian diteruskan ke pengeras suara melelui medium kabelatau gelombang radio. Suara yang dihasilkan seringkali dimanipulasi sedemikian rupa menggunakan peralatan elektronik tambahan maupun distorsi alami dari tabung vakum di dalam pengeras suara. Terdapat dua jenis pickup magnetik, yaitu pickup kumparan tunggal(single coil) dan pickup kumparan ganda (double coil atau humbucker), di mana setiap pickup dapat diatur aktif atau pasif. Pickup pertama yang berhasil digunakan pada gitar dikembangkan oleh George Beauchamp pada 1931, diamana saat itu ia masih menggunakan badan gitar yang berlubang (hollow-body). Setelah Perang Dunia II, barulah gitar elektrik badan-padat (solid-body) dipopulerkan oleh Gibson yang bekerjasama dengan Les Paul, serta oleh Leo Fender yang bekerja secara independen.

Beberapa model gitar elektrik menggunakan pickup piezoelektrik, yang berfungsi sebagai transduser untuk menghasilkan suara yang relatif mirip dengan gitar akustik. Terdapat pula gitar yang mengkombinasikan pickup magnetik dan pickup piezoelektrik yang bernamahybrid guitars.[2]

Konstruksi

Image result for bagian bagian gitar
Tubuh gitar terdiri dari tiga bagian utama yaitu kepala, leher dan badan. Pada bagian kepala terdapat mesin penala dawai. Dawai gitar yang berjumlah enam utas masing-masing diikatkan pada enam buah pasak yang merupakan bagian dari mesin penala. Bagian leher terdapat di antara kepala dan badan. Bagian muka leher yang masuk hingga kira-kira seperempat papan muka dari badan gitar, merupakan papan jari yang memiliki 19 pembatas dari logam yang dikenal dengan sebutan fret. Fungsinya adalah untuk memproduksi tingkat ketinggian nada yang berbeda dengan jalan menempatkan jari-jari pada ruang-ruang di antara logam-logam fret. Bagian badan gitar berfungsi sebagai tabung resonator untuk memperbesar bunyi yang dihasilkan oleh getaran dawai. Papan muka pada badan gitar yang bahan kayunya lebih tipis dibanding papan belakang dan samping, disebut juga sebagai papan suara. Pada papan suara terdapat lobang suara untuk mengeluarkan hasil produksi bunyi. Pada dasarnya bunyi gitar dihasilkan oleh getaran dawai-dawai yang terentang di antara batang penyanggah dawai yang merupakan pembatas antara kepala dan leher (disebut nut) dengan gading pembatas (disebut bridge) pada pangkal pengikat dawai di atas papan suara (disebut base).

Aksesori

Walaupun gitar sudah dapat dimainkan tanpa alat-alat berikut, namun penggunaan berbagai aksesoris dapat dipakai untuk mempermudah dalam memegang dan memainkan gitar.

Strap

Strap gitar digunakan untuk menggantung gitar melalui bahu, agar bisa bermain gitar sambil berdiri dengan mudah. Strap berbetuk secarik kain dengan penebalan kulit sintetis di kedua ujungnya, di mana panjangnya dapat diatur untuk menyesuaikan posisi favorit dari pemain gitar tersebut.
Gitar memiliki beragam jenis perlengkapan untuk memasangkan strap. Perlengkapan paling umum adalah menggunakan pin strap, yang berupa silinder logam yang ditancapkan ke gitar menggunakan sekrup. Secara umum, dua buah pin strap selalu terdapat pada semua gitar elektrik dan banyak gitar akustik. Pin strap oleh sebagian orang lalu diganti dengan strap berpengunci (strap locks) yang dapat menghubungkan gitar dan strap dengan lebih aman.
Pin strap bawah biasanya terletak di bagian dasar badan gitar. Sedangkan pin strap atas umumnya terletak di sekitar ujung atas dari badan gitar, dengan posisi tepatnya yang berbeda-beda. Posisi paling umum adalah di lengkungan badan atas gitar, di ujung dari upper horn ataupun di sambungan leher gitar (heel). Beberapa gitar elektrik, terutama gitar dengan bentuk badan yang aneh, memiliki pin strap yang dipasang di bagian belakang badan gitar, baik salah satu pin maupun keduanya. Terdapat pula pin starp atas yang dipasang di bagian kepala gitar.
Beberapa gitar akustik hanya memilik satu pin strap, yaitu di dasar badan gitar. Untuk itu ujung strap lainnya harus diikatkan ke kepala gitar. Namun, beberapa gitar akustik dibuat tanpa pin strap sama sekali.

Plektrum

Berkas:Guitar picks-KayEss-1.jpeg

Plektrum (atau biasa disebut pick) adalah sepotong kecil material keras yang umumnya dipegang dengan jempol dan telunjuk dan digunakan untuk memetik dan membunyikan senar. Plektrum secara umum lebih sering digunakan untuk permainan gitar elektrik. Walaupun bahan utama pembuat plektrum adalahplastik, terdapat pula plektrum dari bahan lain, seperti tulang, kayu, logam, ataupun tempurung kura-kura. Tempurung kura-kura adalah bahan yang paling sering digunakan pada era awal pembuatan plektrum. Tetapi seiring dengan kura-kura yang terancam punah dan menjadi hewan dilindungi, tempurung kura-kura tidak lagi digunakan sebagai bahan pembuat plektrum.
Bentuk dan ukuran plektrum sangatlah beragam. Ukuran plektrum bervariasi mulai dari plektrum kecil untuk jazz hingga plektrum besar untuk bass. Ketebalan plektrum juga memengaruhi penggunaannya. Plektrum yang lebih tipis (antara 0,2 sampai 0,5 mm) biasanya digunakan untuk permainan rhythm, sedangkan plektrum yang lebih tebal (antara 0,7 hingga 1,5+ mm) biasanya digunakan untuk permainan melodi.
Suara gitar khas ala Billy Gibbons disebut-sebut dikarenakan ia menggunakan koin Amerika atau koin Meksiko sebagai plektrum. Hal serupa terjadi pada Brian May yang menggunakan koin Inggris sebagai plektrum. Lain halnya dengan David Persons yang dikenal menggunakan plektrum dari kartu kredit usang yang dipotong dengan ukuran yang tepat.

Tala/Sêtém

Gitar adalah sebuah instrumen transposing, di mana suara titinadanya satu oktaf lebih rendah dari yang tertulis pada skor/lembaran musiknya.
Berbagai variasi tala pada gitar dapat saja digunakan, tergantung dari pemainnya. Tala yang paling umum digunakan — yang dikenal sebagai "Standard Tuning" — menggunakan senar yang ditala dari E rendah ke E tinggi, dengan melintasi rentang dua oktaf (EADGBe). Jika keenam senar dibunyikan secara terbuka (open string) maka akan menghasilkan chord Em7/add11.
Titinadanya adalah sebagai berikut:
Senar
pertama
E4
e'
329,63 Hz
kedua
B3
b
246,94 Hz
ketiga
G3
g
196,00 Hz
keempat
D3
d
146,83 Hz
kelima
A2
A
110 Hz
keenam
E2
E
82,41 Hz
Tabel berikut menunjukkan titinada yang dilintasi keenam senar pada tala standar, dari fret nol (nut) hingga fret dua belas.
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
E
F
F
G
A
A
B
B
C
C
D
E
E
B
C
C
D
E
E
F
F
G
A
A
B
B
G
A
A
B
B
C
C
D
E
E
F
F
G
D
E
E
F
F
G
A
A
B
B
C
C
D
A
B
B
C
C
D
E
E
F
F
G
A
A
E
F
F
G
A
A
B
B
C
C
D
E
E
Gitar yang menggunakan tala standar dapat dengan mudah untuk ditala, dengan fakta bahwa nada pada fret kelima sama dengan nada pada senar terbuka (open string) sebelumnya; sebagai contoh, nada pada fret kelima pada senar keenam memiliki nada yang sama dengan senar terbuka kelima. Pengecualian pada hal ini terjadi antara senar kedua dan ketiga, di mana nada fret keempat pada senar ketigalah yang sama dengan senar terbuka kedua.
Tata tala standar telah banyak berkembang untuk menyediakan keselarasan antara pemosisian jari yang sederhana untuk chord (akor) umum dan kemampuan untuk memainkan scale (tangga nada) umum dengan pergerakan jari seminimal mungkin. Uniknya, tala gitar memiliki pola pengulangan, di mana hal ini mempermudah dalam memainkan tangga nada umum. Terdapat pula variasi dan pengembangan terhadap tala alternatif. Tala alternatif digunakan untuk dua alasan utama: kemudahan dalam bermain dan variasi nada yang dapat dihasilkan.
Banyak gitaris yang menggunakan sebuah variasi tala yang ditemukan berabad lalu, di mana senar terrendah 'diturunkan' satu nada penuh (whole tone). Dikenal sebagai tala "Drop-D" di mana urutan titinada senar terbukanya dari rendah ke tinggi adalah DADGBe. Hal ini memungkinkan permainan bass dominan dan tonic senar terbuka dalam kunci D dan D-minor. Hal tersebut juga mempermudah dalam memainkan powerchords. Eddie Van Halen seringkali menggunakan sebuah alat yang ia patenkan yang bernama "D Tuna". Alat tersebut berupa tuas kecil yang terhubung ke fine tuner senar keenam pada tremolo Floyd Rose miliknya, yang membuatnya dapat menurunkan nada senar tersebut dari E ke D dengan mudah. Pada era modern, banyak grup rock kontemporer yang melakukan perubahan tala senar dengan penurunan beberapa semi-nada, menghasilkan tala "Drop-C" atau "Drop-B" sebagai contohnya. Bagaimanapun penggunaan istilah ini kurang konsisten. Terminologi "drop-D" selain digunakan untuk menggambarkan "drop-D" yang sebenarnya (di mana senar terakhir diturunkan 1 nada), istilah tersebut terkadang juga salah digunakan untuk menggambarkan tala "Standar" berbasis D yang sebenarnya dinamakan "D-Standard" (DGCFAd').
Seperti halnya dengan instrumen berdawai lainnya, dimungkinkan menggunakan sejumlah besar scordatura pada gitar. Bentuk umum scordatura termasuk menurunkan tala senar ke-3 menjadi F untuk meniru tala standar dari lute, terutama ketika memainkan lagu-lagu opera renaissance yang sebenarnya ditulis untuk lute.

Sumber  : id.wikipedia.org

Gitaris Fingerstyle Terbaik

Bicara tentang gitaris fingerstyle. Pasti kita tahu apa itu gitaris tetapi belum tentu dengan maksud dari fingerstyle. Gitaris adalah orang yang memainkan gitarnya. Gitar terbagi menjadi 2 jenis, yaitu gitar elektrik dan gitar akustik. Gitar elektrik dan gitar akustik jelas berbeda, dari bentuknya saja sudah beda. Tetapi gitar yang digunakan oleh gitaris fingerstyle adalah gitar akustik. Untuk memainkan fingerstyle ini sangat sulit. Karena kita butuh banyak teknik untuk memainkannya. Berikut adalah daftar gitaris fingerstyle.
1. Jubing Kristianto


Yang satu ini bisa dikatakan juga hebat karena Tokoh Gitaris Fingerstyle dari negeri kita sendiri yaitu bapak Jubing Kristianto. Ia adalah gitaris Gitaris Fingerstyle asal indonesia, kelahiran di Semarang, 

Jawa Tengah, 9 April 1966 merupakan salah satu gitaris fingerstyle yang sudah terbilang yang paling terkenal di indonesia, ia memainkan gitar classik sebagai instrumen utamanya. Karya-karya bapak jubing kristianto juga sangat enak di dengarkan. Bapak Jubing Kristianto pun pernah juga menjadi juara 

Festival Gitar Yamaha Indonesia sebanyak 4 kali (1987, 1992, 1994, dan 1995). Meraih Distinguished Award Yamaha South East Asian Guitar Festival 1984 di Hongkong.


2.Don Ross


Donald James Ross, atau kerap dikenal dengan nama Don Ross adalah seorang pemain gitar akustik fingerstyle terbaik yang lahir pada bulan November 19, 1960 di Kanada. Album solo gitar terbaiknya yaitu “Huron Street”, banyak orang yang menyukai instrument – instrument dari album tersebut dan Don Ross sendiri pernah memenangkan jura acara US National Fingerstyle Guitar Championship 1988 dan 1996. Ini membuatnya mendapatkan pengakuan nasional dan kontrak rekaman pertamanya. Don mengambil tempat pertama di kompetisi yang sama pada tahun 1996.Sampai hari ini, ia masih satu-satunya pemain telah memenangkan kompetisi dua kali.

3.Sungha Jung.


Siapa tidak kenal Seongha Jeong atau akrab di panggil ( Sungha Jung) adalah Gitaris Fingerstyle muda yang lahir pada 2 September 1996 asal Korea Selatan, sudah dikatakan sebagai Gitaris ajaib dunia yang sunggu berbakat memainkan Guitar classik ,ketenarannya ketika ayahnya sendiri mengupload bebarapa video covar gitarnya melalui situs Youtube dan beberapa situs lainnya.

Sungha Jung katanya juga untuk belajar dan berlati mempersiapkan membuat cover gitar lagu baru memperlukan waktu dalam tiga hari untuk diupload ke situs Youtube. Sungha Jung juga dikabarkan telah memenangkan 13 penghargaan di YouTube, termasuk 6 "# 1" penghargaan.

4.Michael Hedges


Michael Hedges adalah seorang gitaris fingerstyle asal California, U.S lahir pada tanggal 31 Desmber 1953. Dikatakan juga sebagai "BAPAK" fingerstyle dunia, beliau adalah orang yang sangat memberi pengaruh besar terhadap perkembangan tehnik fingerstyle modern. Beliau juga seorang komponis, gitaris akustik, penyanyi dan penulis lagu berdarah Amerika, kini beliau sudah dikabarkan meninggal pada tanggal 2 Desember 1997 di umur ke 43 pada sebuah kecelakaan lalu lintas di Mendocino County, California. Walaupun sudah meniggal karya-karya masih tetap jaya sampai masa kini.

5.Thomas Leeb



Thomas Leeb merupakan Guitaris Fingerstyle. Kelahiran pada tanggal 14 September 1997 di Klagenfurt – Austria. Gitaris fingerstyle asal Austria ini mengawali karir dengan mengikuti pembelajaran gitar akustik di sekolah – sekolah terbesar Austria. Pada tahun 1999 dikabarkan juga Thomas Leeb menerbitkan CD ke 3 nya di web portal MP3. Leeb tur terus – menerus mengembangkan bakat musiknya, sehingga duniamengenal ia sebagai sosok yang berpengaruh dalam gitar akustik fingerstyle. Thomas Leeb telah menikah dan tinggal di Val Verde – California.

Setelah kita mengetahui siapa saja gitaris fingerstyle. Yuk kita lihat cara bermain mereka.













Sumber : http://www.izaybiografi.com/2016/01/5-gitaris-fingerstyle-terbaik-di-dunia.html

Kamis, 06 Oktober 2016

Digital Cinema 4D

Kali ini saya akan membahas tentang digital cinema 4D. Sebelum membahasnya bias dilihat pembahasan tentang 3D disini. Karena konsep 4D dengan 3D hanya berbeda sedikit. Sebenarnya tehnologi ini telah menjadi ide matematika dan aplikasi untuk beberapa waktu, tapi sekarang melalui teknologi komputer, telah diluncurkan ke film dan proyek animasi lainnya.

Bila secara visual melihat sebuah objek 4D, ada ditambahkan mendalam dalam bayangan dan bagaimana kita memandang cahaya pada objek. Ketika cahaya mengenai objek 4D, bayangan yang dilemparkan adalah salah satu yang membuat objek 3D tampaknya memiliki lebih banyak sisi. Contoh lain adalah dalam hal kubus 4D. Bila hanya melihat itu garis besar, ketika sumber cahaya mengenai kubus dari atas, bayangan kemudian dilemparkan dari sebuah kubus 3D dalam kubus 3D lain semua bagian dalam 4D kubus luar. Persepsi kedalaman menambahkan ini berasal dari dimensi tambahan.

Yang membedakan 4D dengan 3D hanya efek-efek yang langsung dirasakan secara fisik oleh penonton. Contoh ketika film ada adegan yang terbang kesana-sini bangku yang kita duduki ikut bergerak seakan-akan kita sedang terbang dalam film tersebut. Saat film tersebut mengeluarkan air, ada semprotan air yang menyemrop kita. Jadi dalam film 4D ini, penonton dibuat seakan-akan melakukan adegan pada film tersebut. Berbeda dengan 3D yang hanya videonya saja yang tampak keluar.

Untuk merasakan film 4D ini, harus dilengkapi dengan ruangan khusus yang disediakan. Yang dimaksud dengan ruangan khusus yaitu perlengkapan yang mendukung untuk berjalannya 4D ini. Berikut contoh gambar dari ruangan khususnya.
Image result for 4d film
Image result for 4d film
Itu adalah gambar dari studio 4D. Untuk saat ini studio bioskop 4D belum banyak. Tidak seperti studio 3D yang sudah ada dibeberapa wilayah. Dan dibawah ini ada video tentang cinema 4D.

Sumber : https://id.wikipedia.org
                www.google.com
                www.youtube.com




Digital Cinema 3D

Sebuah 3D atau Film 3-D (tiga dimensi) atau Film S3D (3D stereoscopic) adalah sebuah film yang meningkatkan ilusi persepsi kedalaman.
Berasal dari fotografi stereoskopik, sistem kamera film biasa digunakan untuk merekam gambar seperti yang terlihat dari dua perspektif (atau komputer-generated imagery menghasilkan dua perspektif dalam pasca-produksi), dan hardware proyeksi khusus dan atau kacamata yang digunakan untuk menyediakan ilusi kedalaman ketika melihat film. Film 3D tidak terbatas untuk fitur film teater rilis, siaran televisi dan direct-to-video yang film juga telah memasukkan metode yang serupa, terutama sejak munculnya televisi 3D dan Blu-ray 3D.
Film 3D telah ada dalam beberapa bentuk sejak 1915, namun sebagian besar telah diturunkan ke ceruk di industri film karena hardware yang mahal dan proses yang diperlukan untuk menghasilkan dan menampilkan film 3D, dan kurangnya format standar untuk semua segmen bisnis hiburan. Meskipun demikian, film 3D yang mencolok ditampilkan pada tahun 1950 di bioskop Amerika, dan kemudian mengalami kebangkitan di seluruh dunia pada 1980-an dan 1990-an didorong oleh teater IMAX high-end dan Disney bertema-tempat. Film 3D menjadi lebih dan lebih sukses sepanjang 2000-an, yang berpuncak pada keberhasilan belum pernah terjadi sebelumnya dari presentasi 3D Avatar pada bulan Desember 2009 dan Januari 2010.
Untuk menonton film 3D kita membutuhkan kacamata khusus untuk melihatnya.
Image result for kacamata 3d
Ini adalah kacamata khusus yang digunakan untuk menonton film 3D. Tetapi kacamata ini memiliki berapa jenis dengan kacamata lain seperti pada warna kacamata yang tidak selalu warna hijau dan merah tetapi fungsinya tetap sama.
Image result for kacamata 3d
Contoh gambar saat kita tidak memakai kacamata 3D.
Image result for contoh film 3D
Saat kita memakai kacamata 3D. Seolah-olah video yang ditampilkan bergerak keluar dari layar, sehingga lebih terlihat nyata.

Dan dibawah ini ada video saat pembuatan Film 3D.

Sumber : https://id.wikipedia.org
                www.google.com
                www.youtube.com